Kesalahan dalam menyimpan bahan makanan akan membuat bahan makanan rusak. Suhu penyimpanan yang tidak sesuai mengakibatkan tumbuhnya mikroba, jamur dan mengakibatkan bahan makanan menjadi busuk.

Tahukah ibu bahwa tiap bahan makanan memiliki karakter yang berbeda-beda? Untuk itu cara menyimpannya pun juga berbeda-beda. Menyimpan bahan makanan di lemari pendingin tidak selalu menjamin bahwa bahan makanan tersebut akan lebih tahan lama lho..

Berikut beberapa pengelompokan bahan makanan berdasarkan karakteristiknya :

  1. Keluarga bawang

Bawang merah, bawang putih, bawang bombay bisa disimpan di kulkas. Tetapi untuk lebih tahan lama, sebaiknya bawang putih disimpan dalam suhu ruang dan akan bertahan hingga satu bulan. Jika membeli bawang gerombol (bukan pipilan) sebaiknya digantung.

  1. Empon-empon

Yang termasuk diantaranya adalah lengkuas, jahe, kencur dan sejenisnya. Cuci dulu hingga bersih, pisahkan tiap bumbu lalu bungkus dengan kertas, masukkan plastik kemudian disimpan di kulkas.

  1. Daun kering

Diantaranya adalah daun serai, daun jeruk, daun salam disimpan di lemari penyimpanan yang tidak lembab, bukan di kulkas.

  1. Daun segar

Termasuk di dalamnya adalah daun salam segar, daun jeruk segar, daun bawang, seledri dan sejenisnya.  Bungkus dengan kertas lalu dimasukkan ke plastik baru disimpan di kulkas.

  1. Cabai

Bungkus cabai dengan kertas, lalu simpan di kulkas. Hindari kemasan plastik karena akan membuat cabai lekas busuk. Jika ingin lebih tahan lama, keringkan cabai di dalam oven atau di bawah sinar matahari, lalu bungkus dengan kertas dan simpan dalam suhu ruang.

 

Kesegaran dan keawetan bumbu dapur tergantung dari cara menyimpannya. Sekarang ibu tidak perlu harus selalu membeli bumbu yang baru karena bumbu yang lama busuk akibat kesalahan cara menyimpan. Cara yang tepat dalam menyimpan bumbu dapur membuat ibu lebih berhemat dalam berbelanja. Yuk dicoba!


Komentar